Kisah Seorang Direktur Televisi (Bagian 1)

Untuk kali ini saya ingin mencoba membuat cerita fiksi. Tentu tidak sepiawai para pembuat cerpen, karena memang spesialisasi saya adalah penulis non fiksi. Tetapi berhubung ada pesan yang ingin saya sampaikan pada sidang pembaca semua yang tidak akan tersampaikan dengan baik kecuali lewat cerita. Kita mulai saja ya. Bismillah...



Tersebutlah seorang bernama Abdul Aziz, biasa dipanggil Aziz. Ia adalah seorang Direktur Pemberitaan di sebuah stasiun televisi nasional. Jabatan itu didapatnya dengan susah payah. Ia merangkak dari bawah. Karena dedikasi dan ketekunannya, akhirnya Aziz naik jabatan sedikit demi sedikit. Hingga tibalah ia di posisi Direktur Pemberitaan.

Idealisme Aziz sangat tinggi. Maka jabatan yang sekarang ia emban akan betul-betul ia manfaatkan untuk menyuarakan kebenaran. Dalam benaknya ia sudah bermimpi membuat program-program berita yang sangat berbeda dari yang sudah ada. Karena menurutnya program-program berita yang saat ini ada hampir tidak ada yang menyuarakan kebenaran. Semuanya hanya mengejar perolehan rating dan mudah disetir kepentingan pihak-pihak tertentu.

(Bersambung)

Popular posts from this blog

PENERAPAN METODE MENGAJAR INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR (Bagian 2)

Tanya Jawab seputar SOSIOLINGUISTIK

PSYCHOLINGUISTICS: LANGUAGE AND THE BRAIN